Saturday, December 11, 2010

Belajar Nyetir Mobil Mudah, kok bisa....?


Sampai sekarang aku masih selalu ingat kapan, dimana dan siapa yang ngajarin bisa nyetir mobil. Sebelumnya tidak terbayang kalo aku ternyata bisa juga nyetir mobil. Padahal sebelumnya merasa tidak perlu untuk belajar nyetir mobil.

Tapi karena tuntutan pekerjaan dan kebetulan dari kantor ada fasilitas mobil untuk operasional, maka semakin semangat untuk segera bisa nyetir mobil ... :). Dan akhirnya alhamdulilah kami bisa juga beli mobil sendiri ... kekekeke...

Butuh waktu tidak singkat untuk bisa "mahir" nyetir di jalan raya, apalagi situasi jalanan sekarang ini cenderung ramai dan padat. Tapi dengan kesungguhan dan tekad yang kuat pasti bisa .... :)

Pengalaman waktu dulu butuh 2 minggu untuk adaptasi dan sebulan untuk bisa "berani" ngebut di jalan yang padat dan nanjak. Karena apa, naik mobil harus bisa mengendalikan laju mobil saat berhenti untuk beberapa saat di di tanjakan.

Beberapa kenangan waktu itu adalah waktu parkir bagian lampu belakang pecah terbentur tembok dan pernah juga masuk parit gara-gara belum bisa berhenti pas di tanjakan, dan mobil mundur teratur dan masuk ke got saluran air ... :)

Pada kesempatan kali ini Irfan Blog pengen berbagai tips belajar nyetir mobil.



=====================
Setidaknya ada 3 hal penting :
=====================


--> Persiapan fisik tubuh Sobat.

Belajar nyetir mobil butuh konsentrasi dan fisik yang prima, disini Sobat bisa mengukur kondisi tubuh apakah fisik dan mental sudah optimal.
Bila tubuh sedang kurang fit atau kondisi emosi tidak stabil, sebaiknya ditunda dulu belajarnya, karena bila dipaksakan juga kurang baik dan bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.



--> Cek kondisi mobil dan type mobil.

Cek kondisi mobil Sobat yang akan digunakan belajar. Mulai dari rem, ban, BBM dan mesin dan peralatan lainnya. Semua panel instumen di usahan berfungsi dengan baik. Terutama sein hati hati dan klakson buat ngagetin bebek yang sedang lewat ...kekeke..:)

Untuk type mobil bisa manual dan matic tergantung keseharian Sobat lebih menggunakan yang mana. Penting juga ukur lebar moncong depan mobil Sobat, jelas sekali bahwa yang namannya mobil Suzuki Carry pasti tidak punya moncong, lain dengan Toyota Kijang yang mempunyai moncong / hidung. Ini penting untuk melakukan manuver saat belok atau parkir.



--> Rute atau tempat belajar

Rute yang akan dijadikan tempat latihan seyogyanya disurvey dulu, apakah ramai, banyak anak kecil atau banyak hewan ternak yang lalu lalang.

Pilih tempat jalanan yang cenderung mempunyai track lurus. Ini bertujuan untuk melatih "kir" posisi mobil dengan marka. Karena prinsip dasar mengemudi mobil kita tidak boleh menerobos marka jalan. Jadi prinsipnya, marka jalan putih putus-putus itu bertujuan untuk membagi jalan menjadi 2 jalur dan masing-masing harus menghormati.

Kalau sekiranya belum berani turun ke jalan, karena masih belum mengusai instrumen mobil, bisa belajar di tanah lapang. Cek dulu tanah lapang tersebut sebelum Sobat dan Mobil Sobat terjun ke lapangan. Karena ada beberapa tanah lapang yang tidak boleh diinjak ban mobil.



Setelah ke tiga poin diatas terpenuhi maka Sobat siap-siap belajar :

  1. Atur posisi tempat duduk maju, mundur, atas dan bawah sesuaikan dengan postur ternyaman.
  2. Atur Spion kiri dan kanan dan juga spion tengah ke posisi view terbaik. View terbaik disini artinya view bawah dekat roda dan belakang mobil bisa di pantau dengan jelas dan baik.
  3. Mulailah Sobat "stater" mobil dan rasakan pijakan gas pelan-pelan untuk mengsinkronkan dengan felling. Coba Sobat masukan gigi 1 dan tahan dengan injakan kompling yang dalam dan lepas kopling pelan-pelan dengan lembut. Soalnya kalo buru-buru lepas kopling, mobil akan tersentak ke depan dengan tiba-tiba. ( Latihan sinkronisasi gas, kopling dan rem sangat penting khususnya untuk mobil manual ).
  4. Setelah mahir memainkan gas, kopling dan rem. Maka tahab selanjutnya adalah melakukan felling atau "kir" kiri dan kanan mobil. latihan ini sangat penting untuk melakukan parking. Sobat bisa belajar dengan menggunakan balok lunak jumlah 4 untuk belajar parkir baik maju atau mundur. Apalagi areal parkir saat ini sangat terbatas memaksa kita harus lebih lihat dalam melakukan parkir.
  5. Setelah "kir" body mobil dan engine sudah tuntas, tinggal satu level lagi, yaitu "setengah kopling". Ini sangat penting mengingat tidak semua jalanan landai, banyak tanjakan seperti di daerah Wonosari. Sobat bisa latihan di areal yang ada sedikit tanjakan sekedar merasakan berhenti sesaat saat antrean di tanjakan dll. Setengah kopling ini direkomendasikan untuk sesaat, jadi kalo lebih dari 60 detik mending pake handrem dibantu rem kaki. Sebab beberapa kasus kampas kompling bisa gosong panas terbakar gara-gara kelamaan injak setengah kopling.
  6. Setelah semua lancar, baru Sobat boleh ngacir di jalanan. Tapi tetap harus sudah punya SIM A, pake seat belt dan patuhi rambu rambu lalu lintas.



Ternyata belajar nyetir simpel dan mudah khan ....!!!


Selamat mencoba.
Semoga bermanfaat.









Zawa Hello Ramadhan

5 comments:

zeegraz cora said...

kalau gtu boleh dong pinjem mobilnya...
hhhhaaa

Irfan Ludvi Astanto said...

@ Zeegras : wedow ... hehehe

Lajuardy Hardian said...

thank infonya y gan.. *,^

innatus sholihah said...

Makacih Makacih.... Lagi nyiapin mental baja buat belajar nyetir.

Rental Mobil Malang di Nahwa.co.id Aja said...

pengalaman belajar mobil sendiri malah bikin model beret
tapi bisa hemat biaya les sih

Post a Comment

Mohon tinggalkan jejak Sobat, dengan memberikan komentar. Trimakasih.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Cheap Web Hosting